Archive for the ‘Tanya Jawab’ Category

Hukum Memakai Behel

Pertanyaan

Bagaimana hukumnya memakai behel (kawat gigi)? Qur’anul Ilma, mahasiswi  FP Universitas Brawijaya , Agribisnis  kelas N  tahun 2014

Jawaban

Alhamdulillah, Wassholatu Wassalamu ‘Ala Muhammad Rasulillah.

Memakai behel/kawat gigi jika tujuannya untuk mempercantik penampilan maka hukumnya haram karena termasuk mengubah ciptaan Allah yang dilarang dalam Al-Quran dan Hadis. Allah berfirman:

Continue Reading »

Tiga Kali Tidak Shalat Jumat, Kafirkah?

 

Pertanyaan

Apakah orang yang tidak sholat jumat tiga kali berturut-turut dianggap kafir? (Ary Setyo, mahasiswa FPIK Universitas Brawijaya kelas I01  tahun 2014. NIM: 135080601111072)

 

Jawaban

Alhamdulillah, Wassholatu Wassalamu ‘Ala Muhammad Rasulillah.

Meninggalkan shalat Jumat bagi laki-laki muslim mukallaf adalah dosa besar. Rasulullah صلى الله عليه وسلم memberitahu, jika orang meninggalkan shalat Jumat karena meremehkan sampai tiga kali maka Allah akan menyegel/mengunci mati hatinya. Abu Dawud meriwayatkan:

Continue Reading »

Apakah Suara Wanita Termasuk Aurat?

 

Pertanyaan

 

Pak, apakah suara seorang wanita itu termasuk dalam aurat wanita? Jika iya, bagaimana hukumnya? Sedangkan sekarang ada banyak penyanyi wanita. Muhammad Febriyan Ramadhan, mahasiswa FPIK  kelas P03  tahun 2014, NIM: 135080207111006

 

Jawaban

Alhamdulillah, Wassholatu Wassalamu ‘Ala Muhammad Rasulillah.

Suara wanita bukan aurot, karena jika suara wanita adalah aurot niscaya menjadi haram mendengarkannya. Hal ini tidak benar karena banyak sekali peristiwa di zaman Rasulullah صلى الله عليه وسلم dimana para wanita bertanya kepada nabi kemudian beliau menjawabnya. Percakapan antara Rasulullah صلى الله عليه وسلم dengan wanita meniscayakan beliau mendengar suara wanita. Seandainya suara wanita memang aurot, mestinya nabi tidak akan mengizinkan wanita memperdengarkan suaranya. Diantara hadis yang menunjukkan percakapan antara Rasulullah صلى الله عليه وسلم dengan wanita adalah hadis berikut ini:

Continue Reading »

Shalat Dengan Pakaian Kotor

 

Pertanyaan

 

Saya seringkali bingung jika harus menjalankan sholat di area kampus. Karena setelah seharian penuh kuliah dan belum mandi sore, saya terpaksa sholat dalam keadaan badan yang lengket dan baju yang terkena banyak debu saat beraktivitas. Pertanyaan saya Pak, apakah diperbolehkan sholat dalam keadaan badan dan pakaian yang kotor karena keadaan yang tidak memungkinkan untuk mandi dan ganti baju? Padahal yang saya tahu kebersihan diri dan pakaian merupakan salah satu dari syarat sahnya sholat. Terima kasih. Nimas Mustika Arrum/ Mahasiswi Teknik Industri/ Kelas G

 

Jawaban

Alhamdulillah, Wassholatu Wassalamu ‘Ala Muhammad Rasulillah.

Yang menjadi syarat sah shalat diantaranya adalah kesucian badan dan pakaian. Namun kesucian sedikit berbeda dengan kebersihan. Yang membuat badan dan pakaian menjadi tidak suci adalah benda-benda najis. Sesuatu dikatakan najis hanya jika ada dalil yang menunjukkan kenajisannya. Jika tidak ada dalil yang menunjukkan, maka benda tersebut tetap dihukumi suci meski manusia merasa jijik terhadapnya.

Continue Reading »

Hukum Waria Dalam Islam

 

Pertanyaan

Bagaimana pandangan Islam tentang laki-laki yang berperilaku menjadi wanita (bencong) dan sebaliknya (tomboy)? Triyas Lufi mahasiswi FP Agribisnis  kelas N  tahun 2014

 

Jawaban

Haram hukumnya seorang lelaki berperilaku seperti wanita (menjadi banci/waria/wadam) sebagai mana haram pula wanita berperilaku seperti lelaki (menjadi tomboi). Dalil yang menunjukkan diantaranya adalah hadis berikut ini;

Continue Reading »